pagi-pagi niatnya sih cuma mau browsing buat bahan skill lab ntar..
lagi sarapan nih ya gue.. eh.. berhenti sarapan gue.. berhenti..
gara2 liat artikel ini, sebenernya berita ini udah lama sih gue denger, tapi belum sempet liat pic nya kayak gitu, dan gue anggap cuma selentingan aja, but,, thats true... thats really true, watchout!! don't eat anything when you read this..
check this out ...
Manusia yang dibilang sebagai mahluk paling mulia dan paling tinggi derajatnya, tapi ternyata ada juga yang tidak mempunyai hati nurani. Bahkan melebihi binatang.
Di China, gosipnya kaldu dari janin/orok/bayi manusia dapan menambah kekuatan dan stamina tubuh pria. Bahkan karena itu, di China, Sup Bayi Manusia ini diberi nama “Healthy Soup”. Seakan-akan Sup yang terbuat dari janin bayi manusia berumur 6–8 bulan ini adalah halal.
Menurut testimoni dari salah seorang pengusaha pemilik pabrik di daerah Tong Wan, Taiwan, berumur 62 tahun yang mengaku sebagai pengkonsumsi tetap “Healthy Soup”, menjelaskan khasiat “Healthy Soup” ini dapat mempertahankan kemampuannya untuk dapat berhubungan seks beberapa kali dalam semalam.
Pengusaha itu tidak menyebutkan berapa harga belinya. Hanya saja dia bilang harga tergantung besar kecilnya bayi, serta bayi hidup atau mati dan sebagainya.
Salah satu restoran yang menyediakan “Healthy Soup” ada di kota Fu San-Canton. Dan jika ingin memesan “Healthy Soup” tersebut di restoran tersebut harus menggunakan kata sandi BAIKUT.
Kabarnya, bahan makanan “Healthy Soup” ini disajikan secara fresh, bukan frozen. Yang artinya, benar-benar bayi yang baru di aborsikan…. Yaiks…. Selain menggunakan bayo sebagai bahan sup, restoran ini juga menyediakanari-ari bayi (plasenta) sebagai bahan sup, yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual dan juga obat awet muda.
Cara pembuatan “Healthy Soup”
Gambar diatas adalah salah satu janin yang siap dijadikan santapan “Healthy Soup”. Janin yang berumur 5 bulan tersebut, setelah dicuci, di taruh diatas papan potong. Bumbu-bumbu seperti Pachan, Tongseng, Tongkui, Keichi, Jahe, daging ayam dan Baikut, sudah disiapkan. Dan kalian lihat sendiri saja di gambar itu bagaimana prosesnya.
Menurut beberapa sumber lainnya, janin yang dikonsumsi sebagai “Healthy Soup” itu, semuanya adalah janin bayi perempuan. Apakah ini merupakan akibat kebijaksanaan pemerintah China untuk mewajibkan satu anak dalam satu keluarga yg berlaku sampai sekarang atau hanya karena kegemaran orang akan makanan sehat sudah mencapai kondisi yang sangat terkutuk. Yang jelas tindakan ini adalah tindakan tidak beradab.
YUCKS.. disgusting isnt it??
emang udah sinting orang2 jaman sekarang.. ckckckckck (keluar deh nenek2nya)
denger2 di china sana, sekarang dia termasuk negara berkembang yang paling maju. baik dari segi finansial maupun pengetahuan, tapi sayang .. pemikiran mereka primitive!!! nonsense!!! nol besar!
gak mikir apa mereka??!
hello.. lo pada ncing, dulu bentuknya kayak gitu.. dari embrio ke janin.. gak langsung gede kayak sekarang. atau lo gak mikir kesitu ya cong?? miskin moral tau gak! (esmosi buangettttt)
ini lagi, tau kan yang namanya abortus dosa men!! dosa untuk alasan apapun kecuali medis... gimana klau janin hasil abortus itu adalah janin dari sodara lo yang sipit2 itu, lo gak tau kan !!! (murka.. -__________-)
punya agama gak sih mereka ini???!! gue rasa gak ada agama di dunia ini yang membenarkan hal ini, gak ada.
kecuali dia atheis... *yang harusnya atheis juga jangan botol gitu... (b*doh dan t**ol)
benci. benci. benci.
ya allah.. berikanlah balasan yang setimpal dengan apa yang mereka perbuat..
(mengelus2 dada)
gue percaya, suatu saat pasti ada balasannya...
semoga..
life is a sketch, you ink scratched thin, thick, even just a small point, u must be scratched it, forming a scratch. but it depends on you all .. what color, how much ink you spill it ..
Minggu, 27 Februari 2011
seputih hati
lagi bosen tingkat kakap. gue buka koleksi lagu2 lama gue.. nemu deh nih lagu..
sebenernya gak kepikiran sih suka sama lagu cengeng punya agnes monica jaman baheula ini,tapi setelah di denger2, easy listening juga, dan liriknya...
Seputih hati ini
Semurni cinta ini
Mekar mewangi kasih
Ku harapkan balasmu
Hulur tangan peluk diriku
Oh kekasih dekaplah aku
(Korus)
Perasaan cinta ku ini
Tak bisa ku bendung lagi
Di manakah waktu kan berkata
Menyetujui cinta ini
Merpati putih saksi kita
Dalam malam kita berjanji
Apa yang kan menghalangi
Tetap cinta ini kan terjalin
Seputih hati ini?.
Semurni cinta ini?
Ku harapkan balasmu
Hulur tangan peluk diriku
Oh kekasih dekaplah aku,
sebenernya gak kepikiran sih suka sama lagu cengeng punya agnes monica jaman baheula ini,tapi setelah di denger2, easy listening juga, dan liriknya...
Seputih hati ini
Semurni cinta ini
Mekar mewangi kasih
Ku harapkan balasmu
Hulur tangan peluk diriku
Oh kekasih dekaplah aku
(Korus)
Perasaan cinta ku ini
Tak bisa ku bendung lagi
Di manakah waktu kan berkata
Menyetujui cinta ini
Merpati putih saksi kita
Dalam malam kita berjanji
Apa yang kan menghalangi
Tetap cinta ini kan terjalin
Seputih hati ini?.
Semurni cinta ini?
Ku harapkan balasmu
Hulur tangan peluk diriku
Oh kekasih dekaplah aku,
YOU SUCCESFULLY TO LET MY FEELING DOWN
Memang se mustahil itu ya??? Gue tuh Cuma baru sekedar “suka” doang kok sama dia.. parah ya?? Toh dia itu bukan dewa.. dia manusia, he is just my lecturer.. bukan presiden. Why everything seems like impossible according to all my friend, even my closest friend, why the are thinking I’m not seriously??
Is it really impossible?
Ok, dia emang tinggi, emang mengagumkan, gue memang “zero”. Cuma anak kecil. Gak punya kelebihan apa2. Tapi please.. hargain perasaan gue. I don’t need your judgment, gue juga gak butuh2 amat penyemangat dari lo kalau hal itu Cuma palsu aja. Setidaknya don’t let my feeling down.. gue udah cukup down buat ngehadepin ini semua. Apa itu yang namanya teman???
You all true.. this is totally impossible.
Terus mau lo apa??????!! Gue bahagia punya rasa kayak gini, bahagia banget.. dan dengan bangganya lo ancurin semuanyaa.. gue Cuma punya itu teman.. dan gue bahagia.. masih tega berkata2 kayak gitu..
Ok. I got it.. perhaps you regard that I’m just kidding… well.. but you should be able to distinguish, Which is joke or seriously…
And please.. now I’m serious.
i wanna singing out loud now.. it'll make me feel better.. out everything that i hate.. and then the positive things would be appear.. singing a little hard music, check this out . (i'll sing at bathroom immediatelly..) >_<) ~(^.^~) m(^0^)/
Spitting fire back and forth now
Times have changed in just a few months
Neighbors complaining from the fights and
Why can't things be the same
And maybe I'm just a little bit cautious
Of what I'm gonna say
When I tell you I can't live this way.
But I don't know what to expect from someone who's so insane
Why can't I get through the night
Without another fight
I'm tired of the hurting
Is it really worth it?
Am I all alone again?
Cause I am kinda feeling like I'm screaming
With my mouth shut
When it's really open.
The only noises in my head
Are consumed of your voice
From all the pain and hatred
How long can you kick somebody down
Before a foot breaks?
And why can't I get through the night
Without another fight
I'm tired of the hurting
Is it really worth it?
Am I all alone again cause
I am kinda feeling like I'm screaming
With my mouth shut when it's really open.
And I knew that you would fabricate
This situation just for
Times have changed in just a few months
Neighbors complaining from the fights and
Why can't things be the same
And maybe I'm just a little bit cautious
Of what I'm gonna say
When I tell you I can't live this way.
But I don't know what to expect from someone who's so insane
Why can't I get through the night
Without another fight
I'm tired of the hurting
Is it really worth it?
Am I all alone again?
Cause I am kinda feeling like I'm screaming
With my mouth shut
When it's really open.
The only noises in my head
Are consumed of your voice
From all the pain and hatred
How long can you kick somebody down
Before a foot breaks?
And why can't I get through the night
Without another fight
I'm tired of the hurting
Is it really worth it?
Am I all alone again cause
I am kinda feeling like I'm screaming
With my mouth shut when it's really open.
And I knew that you would fabricate
This situation just for
Selasa, 22 Februari 2011
MY CRAZY SISTER
We were born from the same woman , so that’s why we cannot always create peace condition…
But that’s why,our heart cant so far…
I missing her… (bah, males bnget harus ngakuin). Biasanya gak pernah tuh terbayang muka itu anak ajaib yang lahir dari satu rahim yang sama dengan gue. Tiap hari klo kita ada di rumah, ada aja yang bikin perang dunia ke sekian kalinya meledak, dan membuat sang penguasa lautan (emak gue) Murka.
Ini gara2 percakapan gue tadi siang di telepon, jadi keinget dia..
Setting : gramedia.
Gue: halo, halo, ya apa ma?? (Ket: no tertera di layar adalah “mama nonong”: uwa gue)
Dede: teh, lagi ngapain??!!!!
Gue: ha?apa? gak kedenger? Siapa ini? Eh ren, ini cukup gak ya?ntar taro mna? (dua dialog antara sang teman dan sang adik)
Dede: lagi dimana teh?
Gue: hah, semprul, elu ya dek. Lagi di gramedia nih. Renong!!! itu mapnya jgn yang itu !@$@!$!#%$^%!#$%$@%$@^%^%#^$#$&^&%^&*#$%@# (masih dua dialog).
Dede: lagi ngapain?
Gue: pipis . (pake nanya lagi ngapain)
Dede: wakakakakakakakakakakak (kemudian terdengar tawa dari berbagai jenis suara, sepertinya telepon di loudspeaker, terus di pasang deh di mic, diumumkan pake TOA)
Sunyi..
Dede: halo? Udah pipisnya?? (gubragggkkkkkkk sampai dasar bumi)
Gue : ya kagaklah de!!! Ini beli buku de di gramedia, bukan WC umum. Lu ini gak ngerti bercanda ya..
Dede: hwehwehwe..
Dan percakapan berlanjut menjadi obrolan gak penting. Obrolan yang bikin gue kangen saat kumpul2 keluarga. Huuffffhh.. penderitaan orang rantau..
Ya ya ya.. dia emang nyebelin kelas kakap. Tapi… gimanapun juga, kita punya hubungan pertalian darah yang sangat kuat, gak tahulah dia peduli apa, tapi yang jelas… gue memperhitungkan dia juga sih sebagai adik yang sebenarnya ku rindukan (cuih..). ok, let me introduce herself :
Nama : Raghdah Nurdiani S.she was born on September 3rd 1996
Hmm.. agak susah sih nyebutin namanya, my dad who gives the name. emak gue aja gak begitu setuju sama nama itu, sampe2 adek gue itu yang sekarang kelas 3 SMP masih di tanyain mau ganti nama atau gak, ya gak boleh lah sama gue.. bisa2 dia milih nama idola dia deh… huh… cemburu lah gue… dianya juga gak mau sih..
Ok let me tell you about the person.
Hem, waktu bayinya sih ya.. merunut dari kisah2nya.. dia itu punya masa kecil yang gak begitu serba indah sebernya. Kenapa. Waktu dia lahir.. keadaan ekonomi keluarga gue lagi gak bagus, semuanya. Bahkan sampai saudara2 juga, don’t know why, tapi menurut alkisah, emak gue waktu itu lagi kena tipu sama bank gelap, semua uang simpanan hilang tanpa jejak, pokoknya miris lah gue denger cerita nyokap yang ngebangun segalanya dari nol lagi, dan nyokap lagi hamil waktu itu, dan sang wanita perkasa itu bertahan, dan si anak perkasa itu pun lahir, dan subhanallah lagi… kata mama, adek gue itu lahirnya paling gampang dan sebentar banget, itulah istimewanya dari ke tiga anak mama, dia yang paling gak ngebebanin emank gue waktu lahirnya. Wah kalau pas gue lahir …. (flash back..)
Di tengah hujan rintik2, gerimis, angin bersiul-siul, tinggalah sepasang suami istri muda yang sedang menanti kelahiran sang jabang bayi yang telah diprediksikan dokter lahir sekitar 2 minggu lagi, tapi nasib berkata lain, pada siang itu… tiba2 sang istri mengeluh kesakitan pada perutnya yang menggembung itu, sang suami pun panik, segera ia melarikan sang istri ke rumah sakit. Ternyata.. bayi dalam kandungan itu ingin segera keluar.. melihat dunia.. walau bukan saatnya, jabang bayi itu sudah tak sabar lagi, menendang2 perut ibunya yang lemas menahan sakit, tak peduli. Beberapa jam menahan sakit, berapa peluh terbuang… akhirnya sang bayi pun lahir, suara tangisnya kencang menyaingi petir-petir yang tatkala itu bersautan (gila lebay). Tiba2 smua serasa cerah, langit mendung yang menaungi tersilau oleh binar cahaya dari mata sang ibunda, sang ayah, kakek, nenek, uwa dan semua keluarganya yang menyaksikan peristiwa paling bahagia yang pernah mereka lihat. Anak pertama, cucu pertama, keponakan pertama, seorang bayi sehat walau kurang bulan, berjenis kelamin wanita, memiliki alis tebal (seperti shin chan), kaki yang panjang (andai masih kayak gitu sampe sekarang), dan suara tangisnya itu… membuat orang2 di sekitarnya sontak menangis haru. Sang ayah lalu mengadzani sang bayi, dan sang kakek berucap sembari berdo’a dalam hati “kelak anak ini akan menjadi seorang dokter”. Satu tetes air mata yang mereka teteskan, adalah bayaran, pengorbanan, yang telah mereka kumpulkan, hingga jadilah seorang diriku saat ini…
CUT, CUT!! Camera rolling..
Yah tu lah cerita lahirnya aku.. iya. Gue katanya susah banget di perojolinnya, emak gue bilang rasanya udah mau mati aja kali. Gue anak pertama, prempuan. Emak gue memang pengen anak cewek waktu itu, sesuai harapan. Dan rencananya anak kedua adalah cowok, tapi yang namanya orang tua, apa aja boleh… Cuma kan punya keinginan gak ada salahnya. Dan.. lahirlah adik perempuan gue itu.. dengan berat badan yang overload, putih, gendut, kayak bule, aneh dah bentuknya, sekilas mirip doraemon, *wakakakak pissss de!!!
Konon katanya, waktu dia lahir, papa lagi gak ada di samping mama, jadilah kakek dan pasukannya yang dating menemani, gak lupa kembaran mama (kakak mama gua, gak kembar sih, Cuma ya saking kompak dan gokilnya mereka, kayak anak kembar, hehe), gue masih kecil waktu itu, belum ngerti. Tapi seinget gue, waktu dia lahir emang gak meriah banget keadaannya, kalau inget ini, gue sedih juga..
Kelahirannya gak di sambut begitu baik, karena semua keluarga pusing banget, lagi krisis. Pokoknya kata emak gue itu, Cuma sikap mama sama uwa gue aja yang gak berubah, dia diperlakuin sama manisnya kayak pas gue lahir, hati mereka tersimpan utuh tak terganggu urusan duniawi, ikhlas, bahagia, karena bagaimanapun, seorang bayi mungil lahir.. yang kelak akan tumbuh seiring membaiknya keadaan ekonomi keluarga, apa yang perlu di khawatirkan, besarkan anak ini dengan segenap cinta, bukan baju-baju baru, bukan keranjang bayi baru.. tapi dengan cinta dan kasih sayang (terharu gue..)
Well, singkat cerita.. keadaan ekonomi keluarga membaik. Anak itu pun tumbuh baik, besar, bahkan kelebihan gizi (gendut banget gila..), dia bahagia. Tapi kebahagiaannya sementara, seorang anak perempuan yang lahir 4 tahun sebelum dia lahir, ternyata mengincarnya… demi kepuasan sendiri dia mencari cara2 yang dapat membuat sang adik menitikkan air mata, otaknya pun berputar. Dan dia memanggil adiknya dengan sebutan “DORAEMON”.
Sampe TK tuh, gue olok2 dia kayak begitu “ih dede, waktu bayinya kayak doraemon tau, gak ada lehernya (serem amat), gendut, gembrot kayak doraemon, wakakakakakaka” (kakak kriminal).
Adek gue Cuma jawab gini, “ biarin, nanti kalau dede udah gede juga langsing sendiri, liatin aja nanti”. Dan ternyata langit menyimpan kata2 itu, dan menghujaninya perlahan sampai sekarang inii,`sehingga tumbuhlah dia dengan bentuk morfologi yang ia idam2kan (dan gue iri tingkat kakap!).
Adek gue, inilah spesialnya dia yang sampai sekarang sifat itu bertahan, emang udah ada dasarnya. Dia itu orang yang mengalir kalo gue bilang, dia gak pernah pusing2 mikirin sesuatu, dia gak kenal kata takut, dia gak pernah stress, gak peduli orang mau kata apa, dia punya dunia sendiri, dunia imajinasi, mungkin karena hobinya menggambar, itu pengaruh juga. Dia focus sama yang ada di pikirannya, bukan lingkungannya, tapi dia peka, pikiran yang terbentuk dalam otaknya itu bagaimanapun juga terinspirasi dari lingkungannya yang ia tangkap, ia pagari dalam pikirannya itu sambil mengamati sekitarnya (lah, pusing kan lo baca kalimat gue yang membingungkan ini).
Intinya dia itu CUEK banget. Bebanding terbalik banget sama gue yang segala dipikirin, bersykur gue gak ubanan.
Sifat kayak gitu yang gue perlu kata nyokap gue. Adek gue itu, sehabis dimarahin sama mama, dia masih bisa ketawa-ketiwi selang beberapa detik setelah peristiwa terjadi, sarap gak tuh dia!!!
Lha gue??? Bisa berhari2 gak keluar kamar, karena di pikirin banget.
Waktu gue gak keterima di Universitas yang gue pengen, masyaallah, masa depresi gue yang paling berat sepanjang eksistensi. Gue udah kayak orang gak waras. Eh adek gue diskusi sama mama, dan koment gini “teteh itu ya, segala dipikirin, enjoy aja lagi, kayak dede gini”. Di lain sisi gue mikir, dia kan gak ngerasain yang gue rasain saat ini, belum, dan jangan. Tapi di lain sisi, Iya.. dia emang punya pribadi kayak gitu. Mungkin dia gak akan bersikap seperti ini kalau dia jadi gue. (haaahh.. kenapa musti ngakuin sih)
Pemalas. Kalo nempel di meja belajar, bukan belajar malah ngegambar. Kalau di sekolah, kerjaannya sibuk ngurusin OSIS sama kegiatan PASKIBRA, tapi you know what??? Dia ranking 1, paling bantet ranking 3 di kelasnya. Tau kerjaannya apa di rumah? Belajar nya bentar2 aja!!!
Gue?? Yang belajar di kamar ber jam-jam, nekunin buku sampe risek, belum tentu tuh nyantol semua, dia? Menyebalkan gak tuh dia… Cuma baca sekilas aja, terus lari ke ruang TV, begitu di Tanya nyokap, menciut dia karena nyokap murka gara2 dia gak rajin orangnya. Tapi dia ranking terus.. ah.. ini bagian yang gue sebel dari dia.
Gila, super gila, becandaan2 polosnya itu loh, bikin ngakak sampe ngeguling-guling di lantai. Apa lagi kalau gue lagi bikin video lipsing sama dia!! Gila tuh muka dia, udah di perlintir sana sini sama ekspresi yang bermacam-macam, gokil abis. Iya.. gak dipungkiri, gue rindu masa-masa itu..
Tau apa lagi, dia itu tomboy. Pernah waktu SD dia nendang anu-nya temen cowok dia sampai nangis terbirit-birit. Sampa sekarang SMP juga, dia cerita cowok2 di kelasnya takut sama dia . *dapet two thumbs up dari nyokap,karena beliau juga dulunya duplikatan adek gue katanya. Mungkin ini disebabkan karena keinginan nyokap dan bokap berharap anak keduanya cowok, tapi ternyata dia yang lahir.
Super berani. Ekstrim. Kegiatan kesukaan dia itu outbound, camping, paskira, kalo ada panjat tebing kayaknya dia lakonin juga deh *sebelum nyokap pingsan liat anaknya nangkel di tebing.
Gak kenal capek. Dan…. Tau gak apa respon dia sewaktu nonton scary movie?
a. Berteriak histeris
b. Parno
c. Lari, tancap gas.
d. Menutupi muka.
The answer : gak ada di option.
Di ketawa. Lucu katanya.
Kejadiannya di rumah gue. Gue sama temen2 cewek lagi ngerumpi di balkon sambil makan2. Temen2 cowok gue yang di dalem mabur sebagian ke balkon sambil ngos-ngosan, menurut pengakuan mreka :
“gila ya.. adek lo sinting. Masa nonton film hantu dia malah ketawa2 aja!!!!”. Lantas bibir gue tumpah… tak percaya akan pengakuan itu, aku pun berlari menuju TKP (tempat kejadian perkara), dan disana ku temukan beberapa pasang mata yang fisiknya terpojok di sudut ruangan sambil melihat kearah tersangka yang sedang asyik ngetawain hantu lewat di TV, dan nontonnya itu bener2 depan TV! Hadep2an sama TV yang menayangkan hantu-hantu berseliweran. Dan aku pun meringis, dan benar2 mempertimbangkan keadaan psikologis si anak malang itu.
Pernah gue iseng nanya, kenapa bisa begitu sikapnya. Dengan enteng dan sikap cueknya dia jawab “ah, ngapain di takutin, gitu doing kok, dede Cuma meredakan suasana aja (hujan kali), kalau kita bener2 takut, kita harus ngatain diri kita sebaliknya, gak mau dong di kerangkeng sama ketakutan sendiri…”.dan gue pun manggut2. Jadi sebenernya dia juga normal, takut (alhamdulillah), tapi dia coba menciptakan suasana lain yang harusnya bisa meredakan suasana.
Ya. Adek gue emang paling beda sama gue dan adik cowok gue yang mirip banget sama gue. Ragu juga gue, ni anak lahir dari rahim yang sama, atau jatuh aja gitu dari langit. Tapi secara genetic biasanya anak kedua itu emang suka paling beda kan sama anak ke 1 atau kedua, mungkin kalau gue punya adek lagi, sifatnya akan lebih banyak mirip sama dia ketimbang gue (ogaaahhhh!!!)
Si bikin rusuh itu, si pengacau, si ceroboh. Gue...
rindu sama dia.. Im missing u here sist…
But that’s why,our heart cant so far…
Ini gara2 percakapan gue tadi siang di telepon, jadi keinget dia..
Setting : gramedia.
Gue: halo, halo, ya apa ma?? (Ket: no tertera di layar adalah “mama nonong”: uwa gue)
Dede: teh, lagi ngapain??!!!!
Gue: ha?apa? gak kedenger? Siapa ini? Eh ren, ini cukup gak ya?ntar taro mna? (dua dialog antara sang teman dan sang adik)
Dede: lagi dimana teh?
Gue: hah, semprul, elu ya dek. Lagi di gramedia nih. Renong!!! itu mapnya jgn yang itu !@$@!$!#%$^%!#$%$@%$@^%^%#^$#$&^&%^&*#$%@# (masih dua dialog).
Dede: lagi ngapain?
Gue: pipis . (pake nanya lagi ngapain)
Dede: wakakakakakakakakakakak (kemudian terdengar tawa dari berbagai jenis suara, sepertinya telepon di loudspeaker, terus di pasang deh di mic, diumumkan pake TOA)
Sunyi..
Dede: halo? Udah pipisnya?? (gubragggkkkkkkk sampai dasar bumi)
Gue : ya kagaklah de!!! Ini beli buku de di gramedia, bukan WC umum. Lu ini gak ngerti bercanda ya..
Dede: hwehwehwe..
Dan percakapan berlanjut menjadi obrolan gak penting. Obrolan yang bikin gue kangen saat kumpul2 keluarga. Huuffffhh.. penderitaan orang rantau..
Ya ya ya.. dia emang nyebelin kelas kakap. Tapi… gimanapun juga, kita punya hubungan pertalian darah yang sangat kuat, gak tahulah dia peduli apa, tapi yang jelas… gue memperhitungkan dia juga sih sebagai adik yang sebenarnya ku rindukan (cuih..). ok, let me introduce herself :
Nama : Raghdah Nurdiani S.she was born on September 3rd 1996
Hmm.. agak susah sih nyebutin namanya, my dad who gives the name. emak gue aja gak begitu setuju sama nama itu, sampe2 adek gue itu yang sekarang kelas 3 SMP masih di tanyain mau ganti nama atau gak, ya gak boleh lah sama gue.. bisa2 dia milih nama idola dia deh… huh… cemburu lah gue… dianya juga gak mau sih..
Ok let me tell you about the person.
Hem, waktu bayinya sih ya.. merunut dari kisah2nya.. dia itu punya masa kecil yang gak begitu serba indah sebernya. Kenapa. Waktu dia lahir.. keadaan ekonomi keluarga gue lagi gak bagus, semuanya. Bahkan sampai saudara2 juga, don’t know why, tapi menurut alkisah, emak gue waktu itu lagi kena tipu sama bank gelap, semua uang simpanan hilang tanpa jejak, pokoknya miris lah gue denger cerita nyokap yang ngebangun segalanya dari nol lagi, dan nyokap lagi hamil waktu itu, dan sang wanita perkasa itu bertahan, dan si anak perkasa itu pun lahir, dan subhanallah lagi… kata mama, adek gue itu lahirnya paling gampang dan sebentar banget, itulah istimewanya dari ke tiga anak mama, dia yang paling gak ngebebanin emank gue waktu lahirnya. Wah kalau pas gue lahir …. (flash back..)
Di tengah hujan rintik2, gerimis, angin bersiul-siul, tinggalah sepasang suami istri muda yang sedang menanti kelahiran sang jabang bayi yang telah diprediksikan dokter lahir sekitar 2 minggu lagi, tapi nasib berkata lain, pada siang itu… tiba2 sang istri mengeluh kesakitan pada perutnya yang menggembung itu, sang suami pun panik, segera ia melarikan sang istri ke rumah sakit. Ternyata.. bayi dalam kandungan itu ingin segera keluar.. melihat dunia.. walau bukan saatnya, jabang bayi itu sudah tak sabar lagi, menendang2 perut ibunya yang lemas menahan sakit, tak peduli. Beberapa jam menahan sakit, berapa peluh terbuang… akhirnya sang bayi pun lahir, suara tangisnya kencang menyaingi petir-petir yang tatkala itu bersautan (gila lebay). Tiba2 smua serasa cerah, langit mendung yang menaungi tersilau oleh binar cahaya dari mata sang ibunda, sang ayah, kakek, nenek, uwa dan semua keluarganya yang menyaksikan peristiwa paling bahagia yang pernah mereka lihat. Anak pertama, cucu pertama, keponakan pertama, seorang bayi sehat walau kurang bulan, berjenis kelamin wanita, memiliki alis tebal (seperti shin chan), kaki yang panjang (andai masih kayak gitu sampe sekarang), dan suara tangisnya itu… membuat orang2 di sekitarnya sontak menangis haru. Sang ayah lalu mengadzani sang bayi, dan sang kakek berucap sembari berdo’a dalam hati “kelak anak ini akan menjadi seorang dokter”. Satu tetes air mata yang mereka teteskan, adalah bayaran, pengorbanan, yang telah mereka kumpulkan, hingga jadilah seorang diriku saat ini…
CUT, CUT!! Camera rolling..
Yah tu lah cerita lahirnya aku.. iya. Gue katanya susah banget di perojolinnya, emak gue bilang rasanya udah mau mati aja kali. Gue anak pertama, prempuan. Emak gue memang pengen anak cewek waktu itu, sesuai harapan. Dan rencananya anak kedua adalah cowok, tapi yang namanya orang tua, apa aja boleh… Cuma kan punya keinginan gak ada salahnya. Dan.. lahirlah adik perempuan gue itu.. dengan berat badan yang overload, putih, gendut, kayak bule, aneh dah bentuknya, sekilas mirip doraemon, *wakakakak pissss de!!!
Konon katanya, waktu dia lahir, papa lagi gak ada di samping mama, jadilah kakek dan pasukannya yang dating menemani, gak lupa kembaran mama (kakak mama gua, gak kembar sih, Cuma ya saking kompak dan gokilnya mereka, kayak anak kembar, hehe), gue masih kecil waktu itu, belum ngerti. Tapi seinget gue, waktu dia lahir emang gak meriah banget keadaannya, kalau inget ini, gue sedih juga..
Kelahirannya gak di sambut begitu baik, karena semua keluarga pusing banget, lagi krisis. Pokoknya kata emak gue itu, Cuma sikap mama sama uwa gue aja yang gak berubah, dia diperlakuin sama manisnya kayak pas gue lahir, hati mereka tersimpan utuh tak terganggu urusan duniawi, ikhlas, bahagia, karena bagaimanapun, seorang bayi mungil lahir.. yang kelak akan tumbuh seiring membaiknya keadaan ekonomi keluarga, apa yang perlu di khawatirkan, besarkan anak ini dengan segenap cinta, bukan baju-baju baru, bukan keranjang bayi baru.. tapi dengan cinta dan kasih sayang (terharu gue..)
Well, singkat cerita.. keadaan ekonomi keluarga membaik. Anak itu pun tumbuh baik, besar, bahkan kelebihan gizi (gendut banget gila..), dia bahagia. Tapi kebahagiaannya sementara, seorang anak perempuan yang lahir 4 tahun sebelum dia lahir, ternyata mengincarnya… demi kepuasan sendiri dia mencari cara2 yang dapat membuat sang adik menitikkan air mata, otaknya pun berputar. Dan dia memanggil adiknya dengan sebutan “DORAEMON”.
Sampe TK tuh, gue olok2 dia kayak begitu “ih dede, waktu bayinya kayak doraemon tau, gak ada lehernya (serem amat), gendut, gembrot kayak doraemon, wakakakakakaka” (kakak kriminal).
Adek gue Cuma jawab gini, “ biarin, nanti kalau dede udah gede juga langsing sendiri, liatin aja nanti”. Dan ternyata langit menyimpan kata2 itu, dan menghujaninya perlahan sampai sekarang inii,`sehingga tumbuhlah dia dengan bentuk morfologi yang ia idam2kan (dan gue iri tingkat kakap!).
Adek gue, inilah spesialnya dia yang sampai sekarang sifat itu bertahan, emang udah ada dasarnya. Dia itu orang yang mengalir kalo gue bilang, dia gak pernah pusing2 mikirin sesuatu, dia gak kenal kata takut, dia gak pernah stress, gak peduli orang mau kata apa, dia punya dunia sendiri, dunia imajinasi, mungkin karena hobinya menggambar, itu pengaruh juga. Dia focus sama yang ada di pikirannya, bukan lingkungannya, tapi dia peka, pikiran yang terbentuk dalam otaknya itu bagaimanapun juga terinspirasi dari lingkungannya yang ia tangkap, ia pagari dalam pikirannya itu sambil mengamati sekitarnya (lah, pusing kan lo baca kalimat gue yang membingungkan ini).
Intinya dia itu CUEK banget. Bebanding terbalik banget sama gue yang segala dipikirin, bersykur gue gak ubanan.
Sifat kayak gitu yang gue perlu kata nyokap gue. Adek gue itu, sehabis dimarahin sama mama, dia masih bisa ketawa-ketiwi selang beberapa detik setelah peristiwa terjadi, sarap gak tuh dia!!!
Lha gue??? Bisa berhari2 gak keluar kamar, karena di pikirin banget.
Waktu gue gak keterima di Universitas yang gue pengen, masyaallah, masa depresi gue yang paling berat sepanjang eksistensi. Gue udah kayak orang gak waras. Eh adek gue diskusi sama mama, dan koment gini “teteh itu ya, segala dipikirin, enjoy aja lagi, kayak dede gini”. Di lain sisi gue mikir, dia kan gak ngerasain yang gue rasain saat ini, belum, dan jangan. Tapi di lain sisi, Iya.. dia emang punya pribadi kayak gitu. Mungkin dia gak akan bersikap seperti ini kalau dia jadi gue. (haaahh.. kenapa musti ngakuin sih)
Pemalas. Kalo nempel di meja belajar, bukan belajar malah ngegambar. Kalau di sekolah, kerjaannya sibuk ngurusin OSIS sama kegiatan PASKIBRA, tapi you know what??? Dia ranking 1, paling bantet ranking 3 di kelasnya. Tau kerjaannya apa di rumah? Belajar nya bentar2 aja!!!
Gue?? Yang belajar di kamar ber jam-jam, nekunin buku sampe risek, belum tentu tuh nyantol semua, dia? Menyebalkan gak tuh dia… Cuma baca sekilas aja, terus lari ke ruang TV, begitu di Tanya nyokap, menciut dia karena nyokap murka gara2 dia gak rajin orangnya. Tapi dia ranking terus.. ah.. ini bagian yang gue sebel dari dia.
Gila, super gila, becandaan2 polosnya itu loh, bikin ngakak sampe ngeguling-guling di lantai. Apa lagi kalau gue lagi bikin video lipsing sama dia!! Gila tuh muka dia, udah di perlintir sana sini sama ekspresi yang bermacam-macam, gokil abis. Iya.. gak dipungkiri, gue rindu masa-masa itu..
Tau apa lagi, dia itu tomboy. Pernah waktu SD dia nendang anu-nya temen cowok dia sampai nangis terbirit-birit. Sampa sekarang SMP juga, dia cerita cowok2 di kelasnya takut sama dia . *dapet two thumbs up dari nyokap,karena beliau juga dulunya duplikatan adek gue katanya. Mungkin ini disebabkan karena keinginan nyokap dan bokap berharap anak keduanya cowok, tapi ternyata dia yang lahir.
Super berani. Ekstrim. Kegiatan kesukaan dia itu outbound, camping, paskira, kalo ada panjat tebing kayaknya dia lakonin juga deh *sebelum nyokap pingsan liat anaknya nangkel di tebing.
Gak kenal capek. Dan…. Tau gak apa respon dia sewaktu nonton scary movie?
a. Berteriak histeris
b. Parno
c. Lari, tancap gas.
d. Menutupi muka.
The answer : gak ada di option.
Di ketawa. Lucu katanya.
Kejadiannya di rumah gue. Gue sama temen2 cewek lagi ngerumpi di balkon sambil makan2. Temen2 cowok gue yang di dalem mabur sebagian ke balkon sambil ngos-ngosan, menurut pengakuan mreka :
“gila ya.. adek lo sinting. Masa nonton film hantu dia malah ketawa2 aja!!!!”. Lantas bibir gue tumpah… tak percaya akan pengakuan itu, aku pun berlari menuju TKP (tempat kejadian perkara), dan disana ku temukan beberapa pasang mata yang fisiknya terpojok di sudut ruangan sambil melihat kearah tersangka yang sedang asyik ngetawain hantu lewat di TV, dan nontonnya itu bener2 depan TV! Hadep2an sama TV yang menayangkan hantu-hantu berseliweran. Dan aku pun meringis, dan benar2 mempertimbangkan keadaan psikologis si anak malang itu.
Pernah gue iseng nanya, kenapa bisa begitu sikapnya. Dengan enteng dan sikap cueknya dia jawab “ah, ngapain di takutin, gitu doing kok, dede Cuma meredakan suasana aja (hujan kali), kalau kita bener2 takut, kita harus ngatain diri kita sebaliknya, gak mau dong di kerangkeng sama ketakutan sendiri…”.dan gue pun manggut2. Jadi sebenernya dia juga normal, takut (alhamdulillah), tapi dia coba menciptakan suasana lain yang harusnya bisa meredakan suasana.
Ya. Adek gue emang paling beda sama gue dan adik cowok gue yang mirip banget sama gue. Ragu juga gue, ni anak lahir dari rahim yang sama, atau jatuh aja gitu dari langit. Tapi secara genetic biasanya anak kedua itu emang suka paling beda kan sama anak ke 1 atau kedua, mungkin kalau gue punya adek lagi, sifatnya akan lebih banyak mirip sama dia ketimbang gue (ogaaahhhh!!!)
Si bikin rusuh itu, si pengacau, si ceroboh. Gue...
rindu sama dia.. Im missing u here sist…
Minggu, 20 Februari 2011
never too far-mariah carey
You're with me
Til the bitter end
What we had transcends
This experience
Too painful to
Talk about
So I'll hold it in
Til my heart can mend
And be brave enough to love again
A place in time
Still belongs to us
Stays preserved in my mind
In the memories there is solace
Never too far away
I won't let time erase
One bit of yesterday
Cause I have learned that
Nobody can take your place
Though we can never be
I'll keep you close to me
When I remember
Glittering lights
Incandescent eyes
Still preserved
In my mind
In the memories I'll find solace
Love
You're never too far
this song really nice, let my self in peace for a few minutes. enjoy it.. ^^
Til the bitter end
What we had transcends
This experience
Too painful to
Talk about
So I'll hold it in
Til my heart can mend
And be brave enough to love again
A place in time
Still belongs to us
Stays preserved in my mind
In the memories there is solace
Never too far away
I won't let time erase
One bit of yesterday
Cause I have learned that
Nobody can take your place
Though we can never be
I'll keep you close to me
When I remember
Glittering lights
Incandescent eyes
Still preserved
In my mind
In the memories I'll find solace
Love
You're never too far
this song really nice, let my self in peace for a few minutes. enjoy it.. ^^
there's nothing to do .
6.45.. wake up ..
“oh shit..” gak shalat shubuh, selama 2 detik tersadar. Ah.. I’m having periode.. its ok. ^^ *tetep aja yang namanya perawan bangun siang ga bener. Harus bangun pagi, menghafal, baca buku patofisioligi, nyuci, ngejemur, nyeterika,ngerjain tugas, that’s my activity since live in dorm.*perfect combination.freaky combination.
Ahh.. rasanya malem gw mimpi serem, tapi … pagi ini serasa disuntikin apa gitu.. kok bahagia bgt. Gw inget2 kejadian semalam sebelum tidur … trengg.. *flashback.episode 56. Location : green dormitory 55 room”
Kania : huh.. BT BT BT. Tau gak, gw pgn pindah kelas LC, nyebelin bangetttt… aduh, serasa stranger gw disana. Kayak orang dungu gw diem aja. Belum mister nya yang nyebelin bgt,masa dia maen komen berat badan, ya ampun itu hal yg sensitip buat cewek!! pokoknya ya yuy.. qta pindah besok. Gak mau tau .. mereka tuh, bla…blaa..blaa @##@$@@@#$@$#!@$$#%^&*$%# *sambil mondar mandir dan mencak-mencak.
Uyuy : iya kani…uyuy mah teu kuat lapar *sibuk sama makanannya.
Others : tak mendengarkan karena tiba2…
Fika: woooooooyyy… new dress… *sambil ngegusur koper kayak pembokat abis di usir majikan.
Ni si Lena jual baju!!!! Come on guys… lets get the party…
Huuhuuuu…. Kamar gue!!! Kamar gue seketika banjir baju-baju yang di tumpahkan di sana… persis kayak pasar malem kamar gue waktu itu, ramenya minta ampun kayak tanah abang.
“len!!! Yang ini berapa? Tuju lima dapet ga???”
“boleh…”
“ngutang ya??”
“gw tau..ujungya pasti gitu…”
Yah.. itu sekilas percakapan yg gue denger.. ah.. gue gak begitu fanatic sama shopping sih.. gue tetep setia sma laptop dan headset gue. Bodo amat.
Aduh, bukannya gak suka sama suasana itu, gue suka kok kamar gue rame banyak pengunjung, artinya kan mereka pada nyaman sama kamar kita, terutama orang-orangnya, gue suka banyak temen… rasanya I have second family here.. jauh dari keluarga itu hal yg cukup sulit buat gue. Gue butuh sosok keluarga disini, biar gue bisa survive… tapi. Untuk malam ini… gue pengen sendiri. Bener2 sendiri…
Ahh.. balkon hijau…
Gak tahu kenapa… tempat paling nyaman disini… menurut gue..
Tempat dimana bener2 gue bisa sendiri, merenung, belajar, day dreaming karena dari sini gue bisa lihat perumahan dosen2, dan berandai2 gue bisa nikah sama dosen dan tinggal disana, sebgai pasangan yang bahagia(huuek). atau sekedar melepas penat aja…
Benar2 sendiri… melihat pemandangan di atas sini… danau… pepohonan kurus… riak2 suara air, lampu-lampu… kayak bukit bintang, kayak setting2 film gitu deh.. pokoknya serasa… pokoknya.. perasaan gue tuh kyak bukan di dunia nyata, gue kayak punya dunia sendiri..Cuma gue sendiri. And my mind.. *too much gitu deh ..hueekkk.. kayak telenovela.. cuih prett dung..
Yah.. indahlah pokoknya.. *tapi menurut pengelihatan temen2 gue, “loe nongkrong di situ persis kayak emak-emak janda di tinggal pergi si kakek, atau kayak anak autis, atau kayak pengangguran” iya.. whatever… gue masih sibuk dengan dunia kerlap-kerlip gue sendiri.. *mikir juga sih gue dibilangin kayak gitu, apa iya ? :3
Malam itu.. angin bertiup kencang.. dingin.. sepi.. laper *lhoo??*
Sambil dengerin musik2 METAL (read: melo total) inget lagi.. betapa tragisnya loveLife gue… kali ini…
Kurang lebih 3 tahun.. yang namanya cinta gak pernah terlintas di pikiran gue.. dlam waktu 3 tahun itu.. yg gue pikirin hnya “BGAIMANA CARANYA GUE BERHASIL. JADI APA YG GUE INGINKAN. DAN APA YANG ORANG TUA GUE HARAPKAN”
Kenapa? One reason… kakek ku.. orang yang sangat2 ak cintai… orang yang sangat berpengaruh untuk kehidupan masa depan gue. Nantilah.. gue cerita di episode lain. Kenapa..
Yah… dalam waktu itu juga, gue keras banget sama hidup gue, gue udah gak peduli sama badan gue sendiri, gak peduli sma hiburan macam apapun, gue gak peduli berapa cowok yang nunjukin some clue towards have a relationship. Yah.. gue mikirnya malah gak mau pacaran, langsung nikah aja *ckckckck
Saking gak pedulinya…
Dan sekarang.. gue yang asalnya Cuma iseng2 doang, jahil, lama2.. gue bener2 punya rasa sama tuh orang..
My lecturer…
Gak sengaja, bener2 gak sengaja. Cerita pendek picisan yang gue buat di laptop ini jadi kenyataan.. actually gak nyata semuanya sih, tetep aja kehidupan nyata itu gak seindah kehidupan di novel..
Gue juga masih bingung sih, ini beneran cinta, atau gue Cuma kagum aja.. gue masih ragu..
Menurut gue.. ini gak RASIONAL. Tapi emang dia tuh adalah pas banget sama sosok yang gue idam2kan..tapi Cuma mimpi, Cuma sekedar tulisan di file ku… gak kefikiran bakal jadi nyata.. dan ada.. dan jadi cinta…
Let me tell u about the person:
1. Putih, perfect, bisa terbang (read:Edward cullen) GAK ADA. Bukan kayak gitu. Tapi… orang yang serba simple. Manis. Kulit rata2 orang Indonesia gitu. 2 point untuh alis tebal dan hidung mancung ala india nya.., liat idungnya aja make my heart beating kayak mau keluar… degdegdegdegdeg…
2. Suara… ya ampun.. gak lebai deh ini mah.. suaranya.. bagus.. aduh.. gak bisa di gambarin deh, pkoknya suaranya punya efek menenangkan, nge bass gimana gitu.. tapi lembut. Pokoknya kalau denger suaranya, suaranya itu seperti seorang dokter.. karena dia memang seorang dokter.
3. Sifatnya. Orangnya sabar banget.. jarang marah, kalaupun marah, entah mengapa di pengelihatan gue… indah aja, gue suka kalo dia agak emosi gitu, agak meninggikan suaranya, alis tebalnya bertaut, cara dia geleng2 kepala, cara dia pegang pena, cara dia ngajar, cara dia bilang “next” ketika lagi slide selanjutnya di tayangkan, cara dia pake jam tangannya *bukan mereknya*, cara dia jalan sambil bawa tas ransel dan laptop yang di tenteng… dan favorite gue… cara dia serius bca buku… kelihatan educated banget.. *jadi ngehayal sendiri. Oh iya.. suara dia ketawa.. ketawanya itu loh.. suka telat.. orang2 udah selesai ketawa.. eh.. dia suka ketawa sendiri mesem2 gitu… gak tau ngebayangin apa *kalau gak salah waktu itu dia lagi menjelaskan sistem reproduksi. Ah gak mau tau… :3
4. Mata.. sengaja gue sisain untuk dilihat terakhir, bukan mata tajamnya Edward Cullen, bukan mata cinta nya chris pine, bukan mata birunya percy Jackson sang demigod. Itu matanya, mata sendu, mata yang lebar, mata yang jika kamu melihat lebih ke dalamnya, lalu masuk ke hatinya…
Dan kamu tahu.. hatinya begitu tulus.. hati seorang dokter sejati.. hati seorang penolong..
Yahh.. itu lah dia…
.
.
.
.
.
.
. terus?? Kok jadi ngelantur gini ya.. tadi sebenarnya gue mau nyeritain apa sih pertamanya?kok gak nyambung??
Oh iya, kenapa pagi2 gue merasa bahagia..
Mungkin.. pikiran itu kebawa2 sampai pagi, pikiran bahwa… mencintai itu sebenarnya indah, walaupun gak rasional, walapun dia sama sekali gak tau… Cuma perasaan sederhana kan…
Walaupun agak sedikit sesak kalau inget kenapa harus dia yang gue pilih…
Tapi… ak senang, ak ada dijalan yang benar..
I love the good guy.. but wrong person.
Gue gak berharap, miris sih… gue nunggu.. sampai hati gue pindah ke orang yang lain… yang agak lebih rasional…
Dan gue berterimakasih sama perasaan ini yang bikin hidup gue, berwarna… khususnya pagi yang indah ini *agak gak nyambung sih, tapi ini yang gue rasain
Pesan ak disini…. Ternyata… jatuh cinta itu bukan perasaan yang buruk kok. Sama siapapun itu… asal bahagia… bringing it on… just a simple feeling.. not complicated…
Langganan:
Postingan (Atom)









